Skip to main content

Tata Cara Shalat Qashar (Niat dan Syarat)

Tata Cara Shalat Qashar (Niat dan Syarat)

Tata Cara Shalat Qashar (Niat dan Syarat) Ayyuha readers fillah, ketika kita dalam keadaan bepergian jauh dan mengkhawatirkan akan shalat fardhu, tak perlu risau akan hal ini, karena Allah telah memberikan keringanan kepada orang yang bepergian, sehingga tak ada alasan kita untuk tidak mengerjakan sesuatu yang sudah wajib kita kerjakan.

Tata Cara Shalat Qashar (Niat dan Syarat)

Shalat dalam bepergian, orang yang dalam bepergian jauh, diperbolehkan memendekkan shalat yang empat raka’at (zhuhur, Ashar, Isya’) menjadi dua raka’at. Shalat qashar adalah melakukan shalat wajib dengan mengurangi atau meringkas jumlah raka’at salat yang bersangkutan. Dan perlu diingat bahwasannya mengqashar shalat hanya diperbolehkan bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau bepergian jauh.

Syarat-syarat Shalat Qashar
1. Jauh perjalanan sedikitnya 16 farsakh, sama dengan 80, 640 Km. (dibulatkan 81 Km).
2. Perjalanan itu tidak untuk maksiat.
3. Shalat yang diqashar itu hanya shalat yang empat-empat raka’at saja.
4. Berniat membedakan shalat ketika takbiratul ihram.
5. Tidak mengikuti ma’mum orang yang shalat dengan penuh (yang tidak dipendekkan)

Tata Cara Shalat Qashar
1. Niat Shalat Qashar Zhuhur
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعْتَيْنِ قَصْرًا لِلّهِ تَعَالَى
Latin: “Usholli Fardhol Dhuhri Rok’Atainii Qoshron Lillahi Ta’Ala”
Artinya: “Niat Shalat Fardhu Zhuhur Dua Raka’at Karena Allah Ta’ala”

2. Niat Shalat Qashar Ashar
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ رَكْعْتَيْنِ قَصْرًا لِلّهِ تَعَالَى
Latin: “Usholli Fardhol Ashri Rok’Atainii Qoshron Lillahi Ta’ala.”
Artinya: “Aku Niat Shalat Fardhu Ashar Dua Raka’at Karena Allah Ta’ala”

3. Niat Shalat Qashar Isya’
أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاءِ رَكْعْتَيْنِ قَصْرًا لِلّهِ تَعَالَى
Latin: “Usholli Fardhol Isya’i Rok’atainii Qoshron Lillahi Ta’ala.”
Artinya: “Aku Niat Shalat Fardhu Isya’ Dua Raka’at Karena Allah Ta’ala”

Setelah niat, maka langsung takbiratul ihram, kemudian melaksanakan shalat zhuhur dua raka’at dan gerakannya seperti shalat fardhu pada umumnya, hingga salam. Kemudia jika ingin menjama’ qashar dengan shalat ashar atau shalat yang kedua, maka berdiri lagi dan membaca niatnya, kemudian takbiratul ihram, lalu melaksanakan shalat ashar dua raka’at hingga salam.

Shalat Qashar Rasululluah SAW
Rasulullah SAW, pernah mengqashar shalat yang raka’atnya empat menjadi dua, yaitu ketika beliau bepergian sampai kembali lagi ke Madinah. Tidak ada dalil yang menetapkan, bahwa selama beliau itu mengerjakan empat raka’at penuh. Dalam hal ini, tidak ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Mereka hanya berbeda pendapat mengenai hukum qashar itu sendiri, demikian dikatakan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.

Para ulama penganut Imam Hanafi mewajibkan qashar shalat bagi orang yang bepergian. Sedangkan penganut Imam Malik berpendapat, bahwa mengqashar shalat itu merupakan Sunnah mu’akad (yang ditekankan) untuk dikerjakan secara berjama’ah. Jika seorang musafir tidak mendapatkan teman berjama’ah dengan musafir juga, maka hendaklah ia mengqashar shalatnya sendirian. Adapun bagi orang yang menetap (muqim) dimakruhkan untuk mengikuti shalat berjama’ah dengannya.
Sementara para pengikut Imam Hanbali secara tegas membolehkan qashar shalat. Demikian juga menurut ulama pengikut Imam Syafi’i, boleh mengqashar shalat, apabila telah mencapai jarak yang ditetapkan.

Tempat Diperbolehkannya Mengqashar Shalat
Jumhur ulama berpendapat, bahwa qashar shalat menetapkan antara orang yang masih berada di kampungnya sendiri dengan yang sudah keluar dari kampungnya. Yang demikian itu merupakan syarat dan tidak boleh mengqashar shalat sehingga memasuki rumah pertama dari kampong yang lain tersebut. Aku tidak mengetahui, bahwa Nabi mengqashar shalat dalam perjalanannya, melainkan setelah keluar dari perbatasan kota Madinah, demikian ujar Ibnu Mundzir. Anas bin Malik mengatakan: “aku pernah mengerjakan shalat zhuhur empat raka’at bersama Rasulullah di Madinah dan raka’at setelah sampai di Dzulhulaifah.”
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar