Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa itu Strategi Kampanye dalam Politik

Apa itu Strategi Kampanye dalam Politik Apa yang kalian pahamai tentang strategi kampanye politik? Kampanye politik dikemas oleh professional politik sebagaimana tujuan partai politik dan kandidat. Kampanye dilaksanakan dengan mempergunakan beragam saluran dan media komunikasi politik untuk mencapai khalayak politik secara luas dan cepat.

Banyak strategi yang dilakukan oleh kalangan politisi untuk mensukseskan kontes politik, sehingga semua dan berbagai cara dilakukan untuk tujuan dari pada kelompoknya, lalu bagaimana strategi kampanye politik dalam kacamata akademi? mari kita bahas. Kuylah disimak!

Apa itu Strategi Kampanye dalam Politik

Apa itu Strategi Kampanye dalam Politik

Strategi Kampanye

Strategi itu pada hakikatnya adalah suatu perencanaan (planning) dan manajemen (management) untuk mencapai tujuan tertentu dalam praktik operasionalnya. Kondisi yang mendukung sukses tidaknya penyampaian pesan (message) tersebut dalam berkampanye, menurut Wilbur Schramm di dalam bukunya, The Process dan Effects of Mass Communications, yaitu sebagai berikut: 

1. Pesan dibuat sedemikian rupa dan selalu menarik perhatian. 
2. Pesan dirumuskan melalui lambang-lambang yang mudah dipahami atau dimengerti oleh komunikan. 
3. Pesan menimbulkan kebutuhan pribadi dari komunikannya. 
4. Pesan merupakan kebutuhan yang dapat dipenuhi, sesuai dengan situasi dan keadaan kondisi dari komunikan.

Contoh strategi berkampanye salah satunya yaitu pemetaan terhadap tokoh-tokoh lokal dan merangkul tokoh-tokoh lokal seperti kiyai dimana memiliki peran sangat penting dalam masyarakat, karena masyarakat memiliki anggapan bahwa yang dilakukan seorang kiyai itu pasti benar sehingga poin tersebut menjadi penting dalam politik untuk memperoleh hati dan suara rakyat.

Perencanaan Kampanye

Menurut French (1982) terdapat 8 langkah perencanaan komunikasi untuk kampanye, yaitu : 

1. Menganalisis masalah 

Contoh: Dalam perencanaan kampanye yaitu harus mampu menemukan masalah apa yang sedang terjadi dimasyarakat sehingga bisa diangkat sebagai topik dalam pesan politik, misalnya isu pertanian, dimana petani sulit dalam mendapatkan pupuk,

2. Menganalisis khalayak

Contoh: Petani, apa yang menjadi kebutuhan petani?

3. Merumuskan tujuan

Contoh: Merumuskan apa yang menjadi fokus permasalahan dan apa jalan keluar yang bisa ditawarkan kepada khalayak

4. Memilih media

Saluran apa yang mampu untuk diterima oleh khalayak

5. Mengembangkan pesan

Contoh: Ketika berbicara pertanian juga bisa berbicara ekonomi dan pangan

6. Merencanakan produksi media

Membuat sebuah produksi media dengan harapan untuk bisa menyalurkan visi misi

7. Merencanakan manajemen program 

Mengatur program-program-apa saja yang akan di lakukan

8. Monitoring dan evaluasi

Dan mengevaluasi terhadap semua program yang telah berjalan

Langkah-langkah Dalam Kampanye

Dalam buku komunikasi politik Umaimah Wahid menyebutkan langkah-langkah dalam kampanye sebagai berikut: 

1. Penemuan dan Penetapan Masalah 

a. Masalah adalah selisih antara harapan dan kenyataan, atau selisih antara aspirasi dan realitas. 

b. Untuk menemukan suatu masalah, diperlukan fakta dan realitas, yang biasanya akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. 

c. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi masalah yang harus dicarikan jawaban. 

2. Menetapkan Tujuan yang Ingin Dicapai 

a. Dengan mengetahui masalah, seorang perencana kampanye dapat menetapkan tujuan. 

b. Tujuan adalah suatu keadaan atau perubahan yang diinginkan sesudah pelaksanaan rencana. 

c. Kriteria penetapan tujuan yaitu apa yang menjadi target, dan perubahan bagaimana agar sesuai 
dengan yang diinginkan.  

3. Penetapan Strategi 

a. Penetapan juru kampanye (komunikator), dasar pertimbangannya adalah kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan . 

b. Penetapan target sasaran dan analisis kebutuhan khalayak , terlebih dahulu disarankan untu melakukan studi khalayak (komunikan politik) 

c. Menyusun pesan-pesan kampanye dalam beragam bentuk, verbal dan nonverbal 

d. Pemilihan media dan saluran komunikasi yang efektif 

e. Produksi media dalam beragam bentuk: yang paling dekat dan disukai khlayak. 

f. Pretesting Communication Material, melakukan uji coba terhadap beragam material komunikkasi yang akan dipergunakan, sehingga ada waktu utnuk melakukan evaluasi (syartanya proses perencanaan sebelum kampanye wajib dilakukan dalam masa waktu yang cukup untuk melakukan tes dan evaluasi atas material komunikasi.

Teknik Penyusunan

Teknik dalam menyusun pesan politik menggunakan konsep jurnalistik yaitu: 

1. Dari yang sangat penting ke yang kurang penting , dengan menciptakan teks menggunnakan kaidah jurnalistik yaitu 5W + 1H 

2. Yang bersifat umum ke yang khusus, seperti sebuah peristiwa politik mengenai korupsinya para politisi dan pejabat Indonesia yang korup, jemudin memunculkan kesimpulan bahwa siappaun yang menjadi politisi dan pejabat cenderung korup dan tidak dapat dipercaya.

Tujuan Kampanye

Peristiwa dalam proses komunikasi kampanye ini melibatkan konseptor (conception skill), teknisi komunikasi (technical skill) dan komunikator dengan segala kemampuan komunikasi (communication skill) untuk mempengaruhi komunikan dengan dukungan berbagai aspek teknis dan praktis operasional dalam bentuk perencanaan yang taktis dan strategik untuk mencapai tujuan tertentu.

Tujuan kampanye ialah untuk menggugah isu tertentu dengan menyampaikan informasi produk atau gagasan/ide yang dikampanyekan sehingga masyarakat menyukai, simpati, peduli atau bepihak kepada yang melakukan kampanye. Tujuan utama kampanye politik yaitu untuk memperoleh suara sebanyak-banyaknya untuk memenangkan pemilihan umum. 

Contoh: Kampanye politik tentang pemberian pupuk gratis kepada petani setiap satu bulan sekali, tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dalam pertanian.