Skip to main content

Sholat Jumat (Niat, Tata Cara, Syarat, Sunnah, Waktu, Keutamaan dan Khutbah Jumat)

Sholat Jumat (Niat, Tata Cara, Syarat, Sunnah, Waktu, Keutamaan dan Khutbah Jumat)

Sholat Jumat (Niat, Tata Cara, Syarat, Sunnah, Waktu, Keutamaan dan Khutbah Jumat) Well readers fillah, Shalat fardhu zhuhur untuk kaum laki-laki diganti dengan shalat jum’at, jika kaum adam(laki-laki) memiliki kewajiban shalat di hari jum’at, yaitu shalat jum’at. Banyak perbedaan shalat jum’at yang harus dipelajari, karena hal ini menjadi kewajiban laki-laki. Sedangkan kaum wanita tidak diwajibkan shalat jum’at. Berikut ini pengertian, syarat-syarat, tata cara dan lain-lain yang membahas shalat jum’at secara intens.

Sholat Jumat (Niat, Tata Cara, Syarat, Sunnah, Waktu, Keutamaan dan Khutbah Jumat)

Pengertian Shalat Jum'at
Shalat jum’at ialah shalat dua raka’at pada hari jum’at pada waktu zhuhur sesudah dua khutbah. Orang yang telah menjalankan shalat tidak perlu lagi mengerjakan shalat zhuhur pada hari itu. Shalat jum’at itu hukumnya fardlu a’in bagi laki-laki dewasa ,tidak dalam bepergian dan bukan budak belian.

Syarat-syarat Shalat Jum'at
1. Diadakan dalam kampung, yakni ditempat yang ramai tidak ditempat yang terpencil.
2. Dilakukan dengan berjama'ah.
3. Dilakukan pada waktu zhuhur.
4. Didahului oleh dua khutbah.

Sunnah Jum'at
1. Mandi
2. Membersihkan badan dan pakaian, potong kuku dsb.
3. Berhias dengan pakaian terbaik
4. Memakai wangi-wangian
5. Bersegera datang ke masjid
6. Tenang diwaktu khatib berkhutbah
7. Imam membaca surat "al-a'la" pada raka'at yang pertama dan "ghasiyah" pada raka'at kedua.

Halangan Shalat Jum'at
1. Sakit
2. Hujan lebat

Rukun Khutbah Jum'at
1. Memuji Allah pada khutbah pertama dan kedua.
2. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW.
3. Memberi nasehat (wasiat) agar hadirin takut (taqwa) kepada Allah.
4. Membaca ayat al-qur'an.
5. Berdoa untuk orang-orang mu'min pada khutbah yang kedua.

Syarat Khutbah Jum'at
1. Dikerjakan dalam waktu zhuhur.
2. Khatib harus suci dari hadas dan najis.
3. Khatib menutup aurat.
4. Dengan berdiri.
5. Dengan duduk antara dua khutbah.

Sunnah Khutbah  Jum'at
1. Berkhutbah dari atas tempat yang lebih tinggi, umpamanya mimbar dan sebagainya.
2. Dengan suara yang keras (terang) dan dengan lancar.
3. Memeberi salam sesudah naik ke atas mimbar.

Pelaksanaan Shalat Jum'at
Apabila seorang hendak mengerjakan shalat jum’at, mandilah terlebih dahulu, dengan membersihkan gigi, rambut, kuku, serta pakaian yang paling baik dan bersih, dan juga memakai wangi-wangian yang sedap jika ada, kemudian berangkat ke Masjid.

Di Masjid lebih dahulu laksanakan shalat Sunnah dua rakaat (tahiyyatul masjid) kemudian duduk di tempat yang terdekat dengan khatib atau imam, dengan tenang dan tidak bercakap-cakap, sampai selesai khutbah.

Apabila telah sampai waktu zhuhur datanglah khatib atau imam yang hendak berkhutbah, dengan memberi salam kepada hadirin kemudian duduk. Ketika itu bilal atau muadzin menyerukan adzan, setelah selesai shalat adzan teruslah khatib berkhutbah sebagaimana mestinya. Sebaliknya rukun-rukun khutbah itu dibaca dalam Bahasa arab, sedang nasehat-nasehat lain dalam Bahasa yang dimengerti oleh hadirin (Bahasa Indonesia atau Bahasa daerah). Selesai khutbah pertama, duduklah khatib itu sebentar, kemudian berdiri lagi membacakan khutbah yang kedua, sehingga selesai.

Sesudah itu bilal menyerukan iqamah, dan imam-pun berdiri sedang pada ma’mum berdiri berbaris-baris di belakangnya. Shalat jum’at dua raka’at dijalankan hingga selesai. Imam mengeraskan suaranya pada waktu membaca fatihah dan ayat-ayat.

Tata Cara Shalat Jum’at 
1. Niat Shalat Jum’at
اصلي فرض الجمعة ركعتين مستقبل القبلة اداء مأموما لله تعال
Latin: "Usholli fardhol jum’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa an ma’mumaan lillahi ta’ala"
Artinya: “Aku niat sholat jum’at 2 raka’at sambal menghadap kiblat, saat ini, menjadi makmum lillahi ta’ala.”
2. Takbiratul ihram dengan membaca takbir (Allah hu akbar)
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca surat al-fatihah
5. Membaca surat pendek
6. Rukuk dengan tuma’ninah
7. Iktidal dengan tuma’ninah
8. Sujud dengan tuma’ninah
9. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah
10. Sujud kedua dengan tuma’ninah
11. Berdiri lagi melaksanakan rakaat yang ke-2
12. Membaca surat al-fatihah
13. Membaca surat pendek
14. Rukuk dengan tuma’ninah
15. Iktidal dengan tuma’ninah
16. Sujud dengan tuma’ninah
17. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah
18. Sujud kedua dengan tuma’ninah
19. Tasyahud akhir dengan tuma’ninah
20. Salam dan menengok kanan serta kiri, hingga wajah samping tampak di belakang

Sunnah Setelah Shalat Jum'at
Jika khutbah dan shalat jum’at sudah selesai dilaksanakan, laki-laki muslim dianjurkan melaksanakan shalat Sunnah rawatib ba’diyah zhuhur. Setelah itu perbanyak dzikir kepada Allah SWT. Dengan membaca surat-surat dalam Al-qur’an seperti berikut:

1. Surat Al-fatihah sebanyak 7x
2. Surat Al-ikhlas sebanyak 7x
3. Surat An-nas sebanyak 7x
4. Surat Al-falaq sebanyak 7x

Keutamaan Shalat Jum'at

1. Dapat Menghapus Dosa
Hari jum’at adalah hari yang istimewa, dimana pada hari tersebut semua amal dimaqbul oleh Allah Ta’ala, dan hari jum’at adalah hari ketika Allah SWT menyempurnakan islam dan mencukupkan nikmat.

Hal ini telah dibuktikan oleh Allah Ta’ala, yang telah dijelaskan dalam surat Al-maidah ayat 3 yang artinya: “Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah ku-ucapkan kepadamu nikmat-ku, dan telah ku-ridhai islam itu jadi agama bagimu”

2. Mendapatkan Pahala yang Besar
Orang yang melaksanakan shalat jum’at secara berturut-turut, selama 40x maka seperti halnya dia melaksanakan ibadah haji pahalanya, jadi sangat disayangkan apabila diantara kalian terutama kaum adam (laki-laki) yang tidak melaksanakan shalat jum’at.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar