Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Review 20 Jurnal Penelitian Dengan Tema Media Sosial

Review 20 Jurnal Penelitian Dengan Tema Media Sosial Hallo guys sekarang saya memberikan review singkat 20 jurnal dan skripsi yang bisa kalian pilih untuk rujukan belajar kalian atau bagi kalian sekarang masih mengerjakan skripsi bisa jadi rujukan hehe, kuylah langsung disimak!

Review 20 Jurnal Penelitian Dengan Tema Media Sosial

Review 20 Jurnal Penelitian Dengan Tema Media Sosial

1. Jurnal yang berjudul  “Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat  Di Indonesia” ditulis oleh Anang Sugeng Cahyono

Dalam jurnal tersebut membahas tentang pengaruh media sosial, dimana dijelaskan bahwa ada dampak positif dari media sosial ialah memudahkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat, biaya lebih murah. Disisi lain juga ada dampak negatif dari media sosial ialah menjauhkan orang-orang yang sudah dekat dan sebaliknya, interaksi secara tatap muka cenderung menurun, membuat orang-orang menjadi kecanduan terhadap internet, menimbulkan konflik, masalah privasi, rentan terhadap pengaruh buruk orang lain. Adanya media sosial  telah mempengaruhi kehidupan sosial dalam masyarakat. Perubahanperubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial dan segala  bentuk   perubahanperubahan   pada   lembagalembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem  sosialnya, termasuk  didalamnya nilai-nilai, sikap  dan  pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

2. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media vol. 19 no. 1 (januari - juni  2015) yang berjudul “Aktifitas Komunikasi Dan Media Sosial  (Survai Pola Komunikasi Masyarakat Dki Jakarta Melalui Social Network Sites)” ditulis oleh Bambang Sunarwan

Riset ini memfokuskan permasalahannya mada persoalan Bagaimana Aktifitas Komunikasi Masyarakat Melalui Social Network Sites. Dalam upaya menjawab persoalan tersebut, penelitian ini mengoservasi fenomena dimaksud bersdasarkan penggunaan konsep aktifitasnya Levy dan Windahl, aktifitas dalam dimensi kedua, dimensi urutan komunikasi terutama pada aktifitas selama terjadinya terpaan media.  Ragam aktifitas komunikasi melalui situs jejaring sosial mengindikasikan bahwa dalam kaitan penggunaan media termasuk medium internet, individu itu aktif atau mengarahkan dirinya sendiri, tidak ada yang mengatur bagaimana dia seharusnya menggunakan media internet. Namun, individu sepenuhnya menjadi selektor aktif yang independen guna memenuhi kepuasan dirinya. Jika fenomena ini direduksi dan dikaitkan dengan asumsi-asumsi yang dikemukakan dalam model teori uses and gratifitcation,  hal  ini tentunya menjadi relevan. Dengan relevansi tersebut, karenanya temuan riset ini kembali menjadi fakta empirikal yang dapat  memperkuat asumsi dalam model teori uses and gratification.

3. Jurnal yang berjudul “Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi” ditulis oleh Ahmad Setiadi

Fenomena kehadiran media sosial sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memang luar biasa. Dengan berbagai layanan yang dapat digunakan, media sosial telah merubah cara berkomunikasi dalam masyarakat. Dalam penelitian ini kehadiran media sosial bahkan membawa dampak dalam cara berkomunikasi di segala bidang, seperti komunikasi pemasaran, komunikasi politik dan komunikasi dalam sistem pembelajaran. Kehadiran media sosial tersebut ternyata membawa dampak perubahan cara berkomunikasi dari konvensional menjadi modern dan serba digital, namun juga menyebabkan komunikasi yang berlangsung menjadi lebih efektif.

4. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Facebook Dan Dukungan Sosial Online Terhadap Perilaku Pemberian Asi” ditulis oleh Wichitra Yasya, Pudji Muljono, Kudang Boro Seminar dan Hardinsyah, dari Institut Pertanian Bogor

Penelitian memandang bahwa penggunaan media sosial Facebook berpengaruh positif pada perilaku pemberian ASI jika digunakan untuk mengakses dukungan sosial online. Dukungan sosial online ini bersifat komplementer atau melengkapi dukungan yang sudah mereka peroleh secara offline dari lingkungan sekitarnya dan bukan menggantikan dukungan offline tersebut. Dukungan lingkungan memiliki pengaruh langsung tanpa dimediasi oleh dukungan sosial online. Namun, jika Facebook digunakan untuk hal lainnya, dapat berpengaruh negatif pada perilaku pemberian ASI.

5. Jurnal dari IJSE (Indonesian Journal on Software Engineering) yang berjudul “Perilaku Penggunaan Media Sosial Pada Kalangan Remaja” ditulis oleh Fahlepi Roma Doni

Riset ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan social media pada kalangan remaja dimana meliputi variabel Kemampuan Diri Komputer (computer self-efficacy), Karakteristik Sosial Demografi (Socio Demographic Characteristics), Praktik Komunikasi (Communication Practices), Penggunaan Media (Media Use), Karakteristik Penggunaan Teknologi (Technology Use Characteristics), Aktivitas Penggunaan Social media (social media Use Activity). Sehingga penelitian ini memandang bahwa aktivitas penggunaan social media merupakan suatu aktivitas yang dapat mempengaruhi perilaku penggunaan social media pada kalangan remaja.

6. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, yang berjudul “Komunikasi Digital Berbentuk Media Sosial Dalam Meningkatkan Kompetensi Bagi Kepala, Pustakawan, Dan Tenaga Pengelola Perpustakaan (Studi Kasus Pada Sekolah/Madrasah Di Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat)” ditulis oleh Rully Khairul Anwar dan Agus Rusmana, dari Universitas Padjadjaran

Dalam penelitian ini dikatakan bahwa sistem komunikasi digital dalam bentuk media sosial merupakan sebuah cara berkomunikasi yang sangat berbeda dengan sistem komunikasi analog atau sistem komunikasi konvensional. Pesan digital yang dapat dengan mudah dibentuk, dikemas dan disajikan, dan dengan daya tarik yang tinggi, telah mampu menciptakan reaksi yang luar biasa dan  memberikan dampak yang sangat besar dan luas, walaupun pesan itu tidak penting, tidak ada guna dan manfaatnya. Untuk itu  diperlukan pengkajian yang sangat serius tentang sistem ini agar dampaknya dapat dikendalikan. Penelitian ini menganggap bahwa para pengelola perpustakaan menjadi dapat menggunakan media sosial secara bijak khususnya demi kepentingan perpustakaan sekolah.

7. Jurnal Buletin Psikologi, yang berjudul “Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan” ditulis oleh Mulawarman dan Aldila Dyas Nurfitri, dari Universitas Negeri Semarang

Penelitian ini bagaimana perilaku pengguna media sosial dari perpsektif psikologi terapan dimana hegemoni media sosial dapat dilihat melalui kacamata psikologi sosial (terapan), meliputi konsep, teori dan hasil penelitian psikologi sosial dalam perilaku individu yang berhubungan dengan topik-topik terkait aktivitas penggunaan media sosial, seperti swafoto, cyberwar, belanja daring, personalisasi diri pengguna, dan budaya share. Perilaku manusia yang semakin hari semakin tidak terpisahkan dari (realitas) dunia maya patut menjadi perhatian yang serius.

8. Jurnal yang berjudul “Strategi Komunikasi Melalui Media Sosial Dalam Pembentukan Citra Balebengong Sebagai Media Jurnalisme Warga” ditulis oleh Ni Luh Kade Diah Pradnya Yoni, Ni Nyoman Dewi Pascasrani dan I Dewa Ayu Sugiarica Joni dari Universitas Udayana

Penelitian ini juga membahas bagaimana strategi komunikasi mealui media sosial dalam pembentukan citra BaleBengong. Proses perencanaan dan pemrograman yang dilakukan BaleBengong untuk membentuk citranya sebagai media jurnalisme warga melibatkan pembentukan visi dan misi. Selanjutnya, visi dan misi tersebut menjadi dasar untuk menentukan strategi dan taktik BaleBengong dalam pembentukan citra sebagai media jurnalisme warga. BaleBengong memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan media-media lainnya. Salah satunya yaitu, pola interaksi BaleBengong dengan followers yang dibuat

9. Jurnal yang berjudul “Pengaruh Sosial Media Terhadap Tingkat Kepercayaan Bergaul Siswa” ditulis oleh Ilham Prisgunanto, dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Berdasarkan dari temuan penelitian ini tentang pengaruh sekolah menengah atas  sosial terhadap tingkat kepercayaan bergaul siswa-siswidi sebuah sekolah menengah atas di Jakarta, penelitian ini memandang bahwa tidak adanya pengaruh yang signifikan antara penggunaan sosial media terhadap tingkat kepercayaan bergaul di kalangan siswa-siswi  sekolahdisebuah sekolah menengah atas di Jakarta. Sehingga hal ini menghilangkan dan meruntuhkan anggapan bahwa sekolah menengah atas sosial bisa mengubah perilaku dan keterbukaan mereka dalam bergaul dan bersosialisasi di masyarakat.  Sarana sosial media hanya digunakan sebagai wahana refreshing siswa-siswi  sekolah saja bukan menjadi rujukan dan panduan mereka berperilaku. Perilaku siswasiswidi sekolah menengah atas ternyata tidak terbuka sepenuhnya karena mereka menyadari bahwa sosial media bukan patokan utama mereka dalam bergaul.

10. Jurnal Studi Komunikasi Dan Media Vol. 18 No. 1 (Januari - Juni  2014) Hal : 75 - 88  yang berjudul “Media  Sosial: Antara Kebebasan Dan Eksploitasi” ditulis oleh Karman

Media baru memiliki efek dalam komunikasi massa dan ilmu komunikasi itu sendiri. Kemajuan teknologi komunikasi dalam media baru memunculkan masyarakat informasi. pada masyarakat informasi ini khalayak merasa memiliki kebebasan dalam berpartisipasi dalam ruang publik, serta bisa menjalin hubungan pertemanan (friendship, fanship). Pengguna media baru bebas melakukan aktivitas seperti membuat catatan, sirkulasi ulang konten media. Partisipan merasa bebas, karena mereka merasa pada budaya do-it-your-self. Namun, di balik itu semua, yang terjadi sebenarnya adalah masyarakat dieksploitasi oleh para konglomerat yang menggunakan media baru, jejaring   sosial   untuk   tujuannya   ekonominy.   Aktivitas   partisipan   dalam  jejaring  sosial  seperti  mengunggah video, audio atau artikel tidak ubahnya seperti pekerja, buruh yang tidak dibayar. Sebaliknya pemilik media jejaring sosial mendapat keuntungan dari iklan yang masuk.

11. Jurnal Pekommas, Vol. 17 No. 2, Agustus 2014 yang berjudul “Pengaruh Aktivitas di Media Sosial  Terhadap Rutinitas Blogger Sumatera Barat” ditulis oleh Maryulis, dari Universitas Andalas Padang

Penelitian ini menganggap bahwa rutinitas menulis di blog bisa terpengaruh oleh intensitas keaktifan blogger tersebut di media sosial. Semakin lama mereka online di socmed, semakin besar kemungkinan mereka untuk tidak posting tulisan di blog, karena waktu mereka telah tersita untuk memantau, membaca atau membalas dan mengomentari status atau mention di socmed. Namun, intensitas tinggi di socmed itu, sedikit banyaknya membawa inspirasi bagi mereka untuk menuliskan kembali informasi yang mereka dapat dan memposting-kannya di blog. Dan hasil posting-an di blog tersebut, kembali mereka tautkan link-nya di socmed dengan harapan dibaca khalayak.

12. Jurnal The Messenger, Volume III, Nomor 1, Edisi Juli 2011, yang berjudul “Komunikasi dan Media Sosial” ditulis oleh Errika Dwi Setya Watie, Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang

Kehadiran dunia virtual, membuka kesempatan tiap pihak yang terlibat untuk mengeksistensikan dirinya dengan lebih luas. Apalagi bagi mereka yang aktif di social media. Melalui status, komentar, notes, dan berbagai fasilitas dalam social media tersebut banyak orang berusaha menunjukkan keberadaannya dengan terus meng-update segala perkembangan yang ada. Suatu perkembangan yang jika di dunia nyata tak mungkin disampaikan, maka di dunia Social Media, perkembangan ini bisa menjadi konsumsi publik secara umum.

13. Jurnal yang berjudul “Komunikasi Dan Media Sosial” ditulis oleh Astari Clara Sari, Rini Hartina, Reski Awalia, Hana Irianti dan Nurul Ainun, dari  Universitas Muslim Indonesia

Kehadiran media sosial sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memang luar biasa. Dengan berbagai layanan yang dapat digunakan, media sosial telah merubah cara berkomunikasi dalam masyarakat. Kehadiran media sosial bahkan membawa dampak dalam cara berkomunikasi di segala bidang, kehadiran media sosial tersebut ternyata membawa dampak perubahan cara berkomunikasi dari konvensional menjadi modern dan serba digital, namun juga menyebabkan komunikasi yang berlangsung menjadi lebih efektif. Dengan adanya media sosial, komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat serta lebih transparan dalam menyampaikan informasi.

14. Jurnal yang berjudul “Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja” ditulis oleh Wilga Secsio Ratsja Putri, R. Nunung Nurwati, dan Meilanny Budiarti S

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial Menjelaskan mengenai apa saja pengaruh media sosial bagi remaja dimasa perkembangannya kemudian untuk mengetahui apa saja pengaruh terhadap perilaku remaja yang disebabkan oleh media sosial saat ini. Kalangan remaja yang menjadi hiperaktif di media sosial ini juga sering memposting kegiatan sehari-hari mereka yang seakan menggambarkan gaya hidup mereka yang mencoba mengikuti perkembangan jaman, sehingga mereka dianggap lebih populer di lingkungannya. Namun apa yang mereka posting di media sosial tidak selalu menggambarkan keadaan social life mereka yang sebenarnya.

15. Jurnal Sosietas, Vol. 5, No. 1, yang berjudul “Peran Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Siswa Sma Negeri 5 Bandung” ditulis oleh Elsa Puji Juwita , Dasim Budimansyah dan Siti Nurbayani

Intensitas pengguna media sosial saat ini semakin meningkat. dalam riset ini menyebut bahwa gaya hidup remaja perkotaan saat ini dipandang sebagai individu-individu yang tidak terlepas dari kecanggihan teknologi informasi. Penggunaan media sosial berdampak terhadap gaya hidup remaja di Kota Bandung. Adanya media sosial memberikan dampak baik positif maupun negatif bagi penggunanya.

16. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Pengguna Media Terhadap Kompetensi Komunikasi Siswa SMA PIRI I YOGYAKARTA” ditulis oleh Alfy Inayati, dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Dalam penelitian ini menyatakan bahwa siswa mayoritas menggunakan media sosial berupa facebook, instagram dan twitter,  dimana penggunaan media dapat mempengeruhi dengan baik terhadap kompetensi komunikasi siswa tetapi juga memiliki pengaruh intensitas pengguna media terhadap kompetensi komunikasi siswa.

17. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Media Baru Terhadap Komunikasi Interpersonal Warga Masyarakat Kampung Cyber Yogyakarta” ditulis Oleh Avis Lisdiana, dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Penggunaan media baru berpengaruh terhadap komunikasi interpersonal warga masyarakat, dimana komunikasi yang terjalin tidak intim menjadi intim, atau sebaliknya yaitu penarikan diri. Penggunaan media baru mempermudah komunikasi seperti dalam menyebarkan pengumuman, tetapi disisi lain juga ada dampak negatif yaitu apabila berlebihan penggunannya tidak sesuai dengan kebutuhan seperti bertambahnya pengeluaran, batasan ranah sosial dan pribadi menjadi kabur.

18. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Internet Dan Media Sosial Terhadap Pola Perilaku Komunikasi Di Masyarakat” ditulis oleh Harold Ferry Haryono dari UNIVERSITAS DR.SOETOMO SURABAYA

Dengan hadirnya media sosial yang ada menjadi wadah alternative bagi masyarakat karena dengan kemudahannya serta kecepatannya dalam pendistribusian informasi baik itu menerima serta memberikan feedback.Sejatinya, media sosial tersebut digunakan oleh masyarakat dengan dua alasan utama yaitu untuk terhubung dengan individu atau masyarakat lainnya.

19. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Iain Metro” Ditulis Oleh Dewi Oktaviani, Dari Institut Agama Islam Negeri (Iain) Metro

Dampak positif dalam penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa yaitu sebagai tempat promosi, sebagai tempat memperoleh dan menyebarkan informasi tetapi harus memastikan kebenaran terhadap informasi yang diterima serta memilah informasi yang bermanfaat dan berguna, dan sebagai sarana untuk jual beli online. Sedangkan dampak negatifnya yaitu adanya ketergantungan, sering munculnya tren-tren yang tidak baik menimbulkan sifat konsumtif dan ketika berkumpul dengan tementemanya setiap individu akan asik dengan handphonenya masing-masing sehingga menyebabkan kurangnya dalam berinteraksi.

20. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Perilaku Keagamaan Remaja” ditulis oleh Reni Ferlitasari dari UIN RADEN INTAN LAMPUNG

Pengaruh media sosial Instagram terhadap perilaku keagamaan remaja (studi pada rohis di SMA Perintis 1 Bandar Lampung) , bahwa media sosial instagram berfungsi memberikan pengaruh kepada remaja rohis lewat penggunaan fitur-fitur yang disajikan, sehingga dengan adanya media sosial Instagram remaja rohis dapat terpengaruh dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dengan memanfaatkan fitur  hastag (#) tidak hanya untuk menyebarluaskan foto dan video tentang keislaman tetapi untuk mencari atau mengakses berita-berita tentang keislaman di instagram seperti beribadah kepada Allah SWT, mengormati orang tua, tidak berlebihan dalam hal duniawi dan perduli terhadap sesama.