Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengaruh Kiyai dalam Menarik Massa

Pengaruh Kiyai dalam Menarik Massa Kali ini kita akan membahas peran dari pada seorang kiyai atau tokoh agama dalam menarik massa. Kita ketahui bersama akhir-akhir ini banyak politisi yang menggandeng ulama sebagai wakilnya, dalam tulisan ini saya akan sedikit membahas peran dari pada kiyai dalam manarik massa. Kuylah disimak!

Pengaruh Kiyai dalam Menarik Massa

Pengaruh Kiyai dalam Menarik Massa

Para ulama ialah wujud panutan figur, mural serta orang yang mempunyai pengetahuan keagamaan yang luas. Dengan demikian diharapkan bisa membimbing umat serta jadi benteng moral dalam kehidupan masyarakatnya. Oleh sebab itu, dengan hadirnya wujud Kiai atauUlama dalam panggung politik, diharapkan dunia politik jadi lebih bermoral, mementingkan kepentingan rakyat dan menjunjung besar nilai- nilai keadilan serta kemanusiaan.

Kiyai mempunyai pengaruh terhadap politik lewat santrinya, Terdapat beberapa kyai yang membagikan pemikiran politiknya kepada santri sehingga santri terbawa- bawa serta memilah opsi politiknya semacam yang di idamkan para kyai. Namun terdapat pula yang kebalikannya, perilaku politik kyai dimaknai berbeda oleh santri, sehingga tidak tiap opsi politik kyai itu harus diiringi santrinya. Dalam konteks ini, kyai ditaati dalam bidang pengajaran ilmu agama Islam, namun dalam soal opsi politik, sebab sifatnya keduniaan, diserahkan kepada tiap- tiap santrinya tanpa wajib“ taat” terhadap opsi politik kyainya.

Riset Tentang Pengaruh Kiyai Dalam Pemilihan Umum

Terdapat sebagian riset riset yang menampilkan kalau Kiyai mempunyai pengaruh terhdapa perolehan suara di pemilihan umum salah satunya ialah riset riset skripsi oleh Khoirul Mushthofa Misyuniarto dengan  judul skripsi “KOMUNIKASI POLITIK KIAI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 (Studi Kasus Pada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Kabupaten Bangkalan)” Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Dalam riset tersebut Khoirul merumuskan kalau kunci proses komunikasi politik itu dijalankan oleh kiai. Informasi kunci tersebut berbentuk komunikasi yang langsung terjun dalam warga yang terdapat pada wilayah pemilihan. Warga inilah yang dikira oleh periset jadi instrument inti buat menunjang serta memastikan gimana kelanjutan figur ketokohan dari seseorang aktor politik. Terus menjadi terdapat keakraban dengan warga hingga hendak terus menjadi besar mungkin membangun asumsi ataupun opini publik buat menunjang serta berupaya memenangkan aktor politik.