Skip to main content

Hukum Bagi Wanita Yang Berziarah Kubur

Hukum Bagi Wanita Yang Berziarah Kubur

Hukum Bagi Wanita Yang Berziarah Kubur Tabarokallah readers fillah, pembahasan kali ini sangatlah menarik, karena merupakan salah satu ketentuan dari keistimewaan seorang wanita muslimah, tentunya kita memiliki beberapa pendapat perihal ziarah ke makam kubur, namun supaya tidak was-was atau tidak ragu dalam melakukannya, penulis akan memaparkan hal tersebut.

Hukum Bagi Wanita Yang Berziarah Kubur

Dari Abdullah Bin Abi Mulaikah, Ia Bercerita:
“ Pada suatu hari, Aisyah pernah datang dari kuburan. Lalu aku bertanya kepadanya: wahai ummul mu’minin, darimana engkau? Aisyah menjawab: dari kuburan saudaraku, Abdurrahman. Kemudian menjawab: benar beliau pernah melarang ziarah kubur, akan tetapi kemudian beliau menyuruhnya  (HR. Al-Hakim dan Baihaqi. Adz-Dzahabi mengatakan, bahwa hadis ini Shahih)

Dari Abu Buraidah, Dari Ayahnya, Ia Mengatakan:
Rasulullah pernah bersabda: “ Kami pernah melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah. Karena, dalam menziarahinya terdapat peringatan (HR. Abu Dawud)
Seandainya Rasulullah memakruhkan hal itu, niscaya beliau tidak menganjurkannya. Hadis tersebut menunjukkan diperbolehkannya berziarah kubur bagi wanita muslimah.

Sedangkan mengenai hadis Rasulullah yang artinya: “Allah melaknat wanita-wanita yang berziarah kubur.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan At-tirmidzi), yang dijadikan sebagai hujjah bagi sebagian ulama yang memakruhkan ziarah kubur bagi kaum wanita ditanggapi oleh imam Al-Qurtubi dengan mengatakan: “Bahwa laknat dalam hadis tersebut ditunjukkan bagi wanita-wanita yang sering berziarah kubur. Karena, dianggap sebagai berlebih-lebihan dan bahkan mungkin hal itu akan mengakibatkan kaum wanita melupakan hak suaminya. Disisi lainnya, ia lebih mengutamakan tabarruj (bersolek).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Dimana Ia Menceritakan:
“ Rasulullah pernah mendatangi kuburan ibunya, lalu beliau menangis. Maka orang-orang disekitarnya pun ikut menangis. Selanjutnya beliau berkata: aku telah meminta izin untuk memohonkan ampun baginya. Akan tetapi, Dia tidak mengizinkan aku. lalu akan meminta izin untuk menziarahi kuburannya maka Dia memberikan izin kepadaku. Oleh karena itu, berziarahlah karena hal itu dapat mengingatkan kalian akan akhirat (HR. Abu Dawud)

Well readers fillah, inti dari pemaparan diatas, bahwasannya kita sebagai wanita muslimah tidak ada masalah jika kita pergi ziarah kubur, karena hal ini sudah dikemukakan oleh Aisyah Radiyallah hu’anha, dan begitu pula oleh panutan kita, teladan kita yakni Baginda Rasulullah SAW, beliau juga malah menganjurkan kita untuk berziarah supaya kita mengingat tentang akhirat, dan itu nyata adanya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar