Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hukum Air Tidak Diketahui Kedudukannya

Air Yang Tidak Diketahui Kedudukannya

Hukum Air Tidak Diketahui Kedudukannya

Hukum Air Tidak Diketahui Kedudukannya - caraku.id Rasulullah pernah melakukan suatu perjalanan pada malam hari, dimana beliau dan para sahabat melewati seseorang yang tengah duduk dipinggir kolam yang berisi air. Kemudian umar R.A bertanya : “apakah ada binatang buas yang minum di kolammu ini pada malam hari?” maka Rasulullah berkata : “wahai pemilik kolam, jangan engkau beritahukan kepadanya(umar), karena hal itu suatu hal yang keterlaluan (mempersulit diri sendiri)” (H.R. Ahmad dan Baihaqi)

Demikian juga terhadap air yang berada di jalanan, selama anda tidak mengetahui kedudukannya. Karena itu, apabila anda menemukan atau melihat air di suatu tempat,anda tidak mengetahui kesuciannya, maka air tersebut tetap suci. Sebab Allah SWT tidak membebani anda untuk mencari hakikat air tersebut.

Maksud dalam penjelasan diatas adalah jika kita dalam keadaan melakukan safar, dan saat itu kita membutuhkan air untuk diminum, sedangkan kita tidak mengetahui hukum dari air tersebut, maka dawuh Rasulullah SAW menghukumi mubah artinya air tersebut suci dan layak untuk diminum, karena perkara ini Allah telah ketahui dan Allah SWT tidak membebaninya.