Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian, Tujuan, Fungsi Pidato dan Contoh Materi Pidato

Pengertian, Tujuan, Fungsi Pidato dan Contoh Materi Pidato - caraku.id Pidato adalah aktivitas berbicara atau berorasi di depan umum, dilakukan dengan menyampaikan pendapat atau pemikiran penulis. Umumnya pidato dilakukan untuk menyatakan peristiwa atau hal yang layak untuk diperbincangkan di depan umum. Contohnya pidato tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.

Pengertian, Tujuan, Fungsi Pidato dan Contoh Materi Pidato

Pengertian, Tujuan, Fungsi Pidato dan Contoh Materi Pidato

Pengertian Pidato

Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi agar dapat menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran pada suatu hal. Pidato umumnya dibawakan oleh seorang yang memberi orasi serta pernyataan terhadap hal tertentu atau peristiwa yang penting dan harus diperbincangkan. Pidato ialah salah satu teori dari perjalanan bahasa indonesia. Pidato umumnya dipakai oleh seorang pemimpin untuk berorasi dan memimpin di depan banyak anak buahnya/di depan orang ramai.

Tujuan Pidato

Pidato umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini :

1. Mempengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
2. Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
3. Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

Fungsi Pidato

1. Meudahkan komunikasi dengan bawahan dan atasan.
2. Memudahkan komunikasi dengan sesama anggota organisasi.
3. Membuat suatu kondisi yang kondusif dimana hanya perlu 1 orang saja yang memalukan pidato atau orasi tersebut.
4. Memudahkan komunikasi

Contoh Pidato

Assalamualikum wr. wb. Alhamdulilahi rabbil ‘alamin, Was sholatu wassalamu ‘ala, Asyrofil ambiyaa iwal mursalin, Sayyidina wa maulana Muhammadin, Wa ‘alaa ‘alihi wa shohbihi ajmain. Ama ba’du.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Sholawat serta salam senantiasa tercurah limpahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW karna kita selalu mengharapkan safa’at-nya didunia maupun di akherat nanti

Yang terhormat Prof. Dr. Babun Suharto selaku Rektor IAIN Jember, Yang terhormat Bapak Ahmad Hayyan Najikh Selaku Dosen pengampu Mata kuliah Retorika dan Teknik Khitobah dan teman-temanku sekalian.

Pada kesempatan yang mulia ini, izinkanlah saya untuk menyampaikan ilmu kepada teman-teman, demi melaksanakan kewajiban kita sebagai umat muslim untuk selalu berdakwah dan ber ammar ma’ruf nahi munkar. Islam adalah agama “Rahmatan lil alamin”, adalah tema yang akan saya bahas pada kesempatan ini.

Islam adalah agama Allah yang terakhir. Pemeluk - pemeluk atau  pengikut - pengikutnya disebut Muslim. Islam mengajarkan kepada seluruh umat islam tentang Hablumminallah Dan Hablumminannas, maksudnya  hubungan baik antara manusia dengan Allah, dan hubungan baik antara  manusia dengan manusia.

Islam adalah agama Rahmatan Lil ‘Alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuh-tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia.  sebagaimana dalam (Q.S. Al­anbiya : 107)

وَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ إِلَّا رَحۡمَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ 

"Dan tidaklah kami utus engkau (Muhammad) kecuali sebagai  rahmat bagi seluruh alam semesta”

Didalam ayat diatas, Allah SWT menerangkan bahwasanya Nabi Muhammad diutus menjadi rahmat atau kebaikan bagi seluruh alam semesta termasuk manusia. Untuk apa ? yaitu untuk memperbaiki masyarakat, untuk mengatur  pergaulan, dan menyempurnakan ahlak manusia.

Teman-teman yang dirahmati allah, Didalam agama islam kita dilarang berlaku semena - mena terhadap mahluk ciptaan Allah. Rosullullah bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki seratus rahmat. Dari seratus rahmat tersebut, hanya satu yang di turunkan Allah kepada jin, manusia, hewan jinak dan buas.” (HR. Muslim)

Mengapa kita tidak boleh semena-mena ? karna mahluk lain seperti hewanpun mendapat rahmat Allah pula, baik hewan kecil, hewan jinak, ataupun buas sekalipun, dan jika kita dengan sengaja  memperlakukan mahluk ciptaan Allah dengan kasar, dengan brutal, pastilah Allah akan meminta pertanggung jawabannya. Sungguh indah islam, dengan hewan saja tidak boleh semena-mena, apalagi dengan sesama manusia. Bayangkan jika manusia memahami dan mengamalkan ajaran ­ajaran islam. Maka akan sungguh indah dan damainya dunia ini.

Teman-teman yang dirahmati allah, Indonesia adalah Negara dengan penduduk muslim terbanyak didunia. Maka melihat keterangan diatas seharusnya Indonesia menjadi Negara yang indah, damai dan beradab. Tapi lihat saja kenyataan, kita tidak bisa menutup mata dan telinga dengan pemberitaan sehari­ hari yang Menggemparkan, Menyedihkan dan tak beradab. Mulai dari anak­ anak yang melakukan pencabulan, remaja yang melakukan tauran antar sekolah, kumpul kebo, minum­ minuman keras. Orang Tua yang mencabuli anaknya sendiri, membunuh karna hal sepele, bunuh diri, mutilasi dan lain sebagainya. Bahkan sampai­ sampai pejabat kita yang melakukan tindakan asusila, dan korupsi besar ­besaran tanpa melihat .rakyatnya yang terlantaaran. Sudahkan damai negara kita? Sebenarnya apa yang terjadi ? dimana moralnya ? bukankah sebagian kita adalah muslim ? bukankah seorang muslim seharusnya membawa Isalam dengan Rahmatan lil ‘alamin ?

Maka jawabannya adalah karena kita tidak memahami dan menjalankan ajaran Islam secara kaffah. Jika kita tahu bahwa membunuh binatang dengan semena ­mena saja dilarang oleh Islam, mana mungkin sampai berani membunuh sesama manusia, apalagi sesama muslim.  Jika kita tahu bahwa Islam melarang mencuri dan menipu dan kita menjalankan larangan itu. Mana mungkin kita melakukan korupsi.

Jadi marilah kita simpulkan, bahwasanya agama kita adalah agama rahmat bagi seluruh alam semesta dan gama yang menjunjung tinggi kasih sayang. teman-teman  sekalian Semoga kita selalu di Rahmati Allah, dicintai Allah, dan dimasukan kedalam golongan orang ­orang yang dirindukan surganya Allah. Aamiin yarabbal ‘alamin.

Sekian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini mohon maaf atas segala kekurangan. Akhirul kalam Wallahul Muwafiq Ila Aqwa Mith Thariq

Wassalamualaikum wr. wb.