Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Komunikasi dan Budaya, Pengaruh Kebudayaan Terhadap Sistem Komunikasi

Komunikasi dan Budaya,  Pengaruh Kebudayaan Terhadap Sistem Komunikasi - caraku.id Budaya adalah suatu sistem ide, nilai. kepercayaan, struktur, dan praktik yang dikomunikasikan oleh satu generasi ke generasi berikutnya dan yang menopang cara hidup tertentu. Budaya adalah salah satu sistem terpenting tempat munculnya komunikasi.

Budaya membentuk bagaimana kita berkomunikasi, mengajarkan kita apakah memotong pembicaraan itu pantas, seberapa banyak kontak mata dianggap sopan, dan apakah argumentasi dan konflik diinginkan pada hubungan kelompok dan personal. Sistem komunikasi juga merupakan subsistem dari sistem kemasyarakatan.  Oleh karenanya, sistem komunikasi juga merupakan kenyataan sosial yang berakar pada sistem sosial yang merujuk pada nilai-nilai budaya dalam sistem budaya yang ada.

Komunikasi dan Budaya,  Pengaruh Kebudayaan Terhadap Sistem Komunikasi

Komunikasi dan Budaya,  Pengaruh Kebudayaan Terhadap Sistem Komunikasi

Budaya muncul ketika cara hidup yang berbeda membentuk apa yang dipercaya, dihargai, dan dilakukan oleh sekolompok orang. Bahkan, dalam satu budaya tunggal terdapat sejumlah komunitas sosial dengan cara hidup yang berbeda. Komunitas sosial adalah sekelompok orang yang tinggal dalam satu budaya dominan, namun juga merupakan anggota dari kelompok lain yang tidak dominan di dalam masyarakat tertentu. Ras dan etnis membentuk komunitas sosial dan pola komunikasi mereka yang berbeda-beda.

Budaya atau kebudayaan menurut Koentjaraningrat dalam Sutardi (2009) adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dimiliki manusia dengan belajar. Sementara itu, Edward T. Hall mendefinisikan budaya sebagai komunikasi dan komunikasi adalah budaya. Definisi tersebut menunjukkan adanya kaitan antara komunikasi dan budaya yang sangat erat.

Hubungan Budaya dan Komunikasi

Budaya dan komunikasi memiliki hubungan timbal balik. Budaya mempengaruhi komunikasi dan sebaliknya komunikasi mempengaruhi budaya. Hubungan timbal balik antara komunikasi dan budaya penting untuk dipahami karena dengan budayalah orang-orang dapat belajar berkomunikasi. Kemiripan budaya dalam persepsi akan memungkinkan pemberian makna yang cenderung mirip pula terhadap suatu realitas sosial atau peristiwa tertentu. Sebagaimana kita memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda maka dengan sendirinya akan mempengaruhi cara dan praktek berkomunikasi kita, banyak aspek/ unsur dari budaya yang dapat mempengaruhi perilaku komunikasi seseorang. Pengaruh tersebut muncul melalui suatu proses persepsi dan pemakna suatu realitas.

Dalam sebuah kebudayan terkandung sebuah makna yang ingin disampaikan kepada masyarakat, dimana sebuah kebudayaan pasti menggambarkan identitas/ciri dari sebuah tempat/pemilik kebudayaan tersebut. Peran komunikasi sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga kelestarian dan untuk memperkenalkan sebuah kebudayaan tertentu ke ranah yang lebih luas.

Banyak kebudayaan yang tidak dikenal atau tidak di ketahui oleh masyarakat luas di karenakan kurangnya pengenalan atau komunikasi terhadap daerah luar, yang menyebabkan sebauh kebudayaan tidak kenal. Hal ini banyak menyebabkan sebuah kebudayaan cepat hilang/punah yang tergerus oleh kebudayaan-kebudayaan baru yang lebih komunikatif dan mudah dipahami. Jadi hubungan antara kebudayaan dan komunikasi sudah sangat jelas terlihat, di dalam sebauh kebudayaan pun juga terkandung sebuah makna yang ingin disampaikan, dan komunikasi itu sendiri membantu mengenalkan kebudayaan itu ke ranah yang lebih luas untuk dikenal masyarakat luas.

Budaya Mempengaruhi Komunikasi

Bagaimana budaya mempengaruhi sistem komunikasi, budaya mengajarkan seseorang bagaimana caranya untuk berpikir, merasakan sesuatu, dan bertindak khususnya berinteraksi dengan orang lain atau berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini dikarenakan orang-orang dengan latar belakang budaya yang berbeda akan berkomunikasi dengan cara yang berbeda pula.

Dalam artian, setiap individu memiliki pandangan tersendiri mengenai komunikasi, bagaimana berkomunikasi, dan alasan untuk berkomunikasi berdasarkan latar belakang budaya masing-masing. Peluang terjadinya kesalahpahaman antar individu yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda akan meningkat ketika melupakan hubungan yang penting.