Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Game Edukasi Berbasis Mobile Aplikasi Sebagai Media Pembelajaran

Game Edukasi Berbasis Mobile Aplikasi Sebagai Media Pembelajaran - caraku.id Media pembelajaran adalah perantara atau penyampai pesan yang akan disampaikan oleh pengirim kepada penerima pesan. Perkembangan media pembelajaran berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi, Media pembelajaran sangat diperlukan guru guna untuk membantu penyampaian suatu materi pelajaran.

Media pembelajaran berdasarkan perkembangan teknologinya menurut Seels & Glasgow, dibedakan menjadi dua kategori luas, yakni media teknologi mutakhir dan media teknologi tradisional. Media berbasis mikroprosesor termasuk dalam kategori media teknologi mutakhir, salah satu contohnya yaitu permainan  komputer.

Game edukasi adalah sebuah permainan yang dibuat khusus untuk kepentingan pendidikan Game edukasi merupakan media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dengan cepat karena didukung permainan yang menarik dan anak menjadi aktif. Kandungan yang ada dalam game tersebut, gabungan dari beberapa elemen seperti grafik, animasi, teks, bunyi dan video menjadi rangsangan agar menarik perhatian dan minat anak terhadap pelajaran yang disampaikan. Anak dapat melihat, mendengar, mengamati, dan berinteraksi dengan cara bernavigasi melalui tombol, tools dan navigasi lainnya yang terdapat pada program game tersebut.

Agar pembelajaran bisa berlangsung secara efisien, salah satu alternatif solusinya yaitu dengan menggunakan game edukasi. Dipilihnya media game edukasi karena game dapat menampilkan informasi yang tidak dapat dilihat siswa secara langsung saat itu juga, seperti peristiwa-peristiwa seperti bencana alam yang mempengaruhi perubahan kenampakan pada bumi. Siswa dapat melihat sekaligus mendapatkan pengetahuan tentang hal-hal yang mempengaruhi perubahan kenampakan bumi secara langsung melalui animasi, permainan serta simulasi. Media game edukasi dapat mewujudkan visualisasi yang menarik dan menyenangkan materi perubahan kenampakan pada bumi.

Game edukasi merupakan game yang bertujuan memancing minat belajar anak sambil bermain sesuai dengan yang dikemukakan oleh Henry (2010) bahwa game edukasi pada dasarnya mengacu pada isi dan tujuan game itu sendiri, bukan termasuk dalam genre (jenis) game yang sebenarnya dan bertujuan memancing minat anak sambil belajar. Oleh sebab itu diperlukan adanya media pembelajaran berupa game edukasi yang dapat memberi efek menarik dan menyenangkan bagi siswa dalam proses pembelajarannya.

Game Edukasi Berbasis Mobile Aplikasi Sebagai Media Pembelajaran

Game Edukasi Berbasis Mobile Aplikasi Sebagai Media Pembelajaran

Tulisan ini diharapkan dapat mempunyai manfaat terutama dalam bidang pendidikan. Tulisan ini juga dapat digunakan sebagai referensi tentang pengembangan media game edukasi sebagai media pembelajaran. Kemudian dapat dijadikan referensi dalam mengembangkan media pembelajaran game edukasi yang lebih kompleks. 

Siswa dapat melakukan proses belajar dengan metode baru yaitu menggunakan game edukasi sebagai media pembelajaran. Dengan tulisan ini diharapkan guru dapat menambah pengetahuan tentang media pembelajaran berbasis game edukasi atau multimedia, serta game edukasi ini dapat dijadikan referensi sebagai media pembelajaran saat proses pembelajaran.

Definisi Game Edukasi dan Media Pembelajaran

Game adalah kata berbahasa Inggris yang berarti permainan atau pertandingan, atau bisa diartikan sebagai aktifitas terstruktur yang biasanya dilakukan untuk bersenang-senang

Edukasi Dalam kamus besar Bahasa Indonesia pendidikan diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Game Edukasi Game edukasi adalah salah satu bentuk game yang dapat berguna untuk menunjang proses belajar-mengajar secara lebih menyenangkan dan lebih kreatif, dan digunakan untuk memberikan pengajaran atau menambah pengetahuan penggunanya melalui suatu media yang menarik.

Media Media adalah segala sesuatu yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan. Media dapat diartikan sebagai alat untuk memberikan perangsang bagi siswa agar terjadi proses belajar karena media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan, tetapi komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media.

Pembelajaran Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dikemukakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Media Pembelajaran Media pembelajaran didefinisikan sebagai alat-alat fisik dimana pesan-pesan instruksional dikomunikasikan. Jadi seorang instruktur, buku cetak, pertunjukan film atau tape recorder dan lain-lain peralatan fisik yang mengkomunikasikan pesan instruksional dianggap sebagai media (Mulyani Sumantri, 2001).

Kelebihan Game Edukasi Sebagai Media Belajar

1. Model pembelajaran dengan menggunakan game edukasi akan lebih baik dan mudah dipahami.

2. Siswa dapat memahami materi dengan cepat melalui media interaktif game

3. Game edukasi sebagai media pembelajaran tidak membosankan dapat menarik minat belajar siswa

Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran

Media pembelajaran yang mampu menyajikan materi sesuai dengan karakteristiknya.  Isi dari game edukasi, berupa gabungan dari beberapa elemen seperti grafik, animasi, teks, bunyi dan video menjadi rangsangan agar menarik perhatian dan minat anak terhadap pelajaran yang disampaikan. Dalam game edukasi ini terdapat materi dasar, simulasi atau percobaan, serta game di setiap stage-nya. Pada game edukasi anak dapat melihat, mendengar, mengamati, dan berinteraksi dengan cara bernavigasi melalui tombol, tools dan navigasi lainnya yang terdapat pada program game tersebut.

Media game edukasi baik digunakan dalam peningkatan hasil belajar siswa karena dapat menunjang proses belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan kreatif dan menarik sehingga dapat menambah pengetahuan penggunanya.  

Manfaat dari media pembelajaran yang disampaikan Kemp dan Dayton (dalam Indriana, 2011 : 47-48) yang salah satunya adalah materi pembelajaran yang disampaikan dapat lebih mencapai standar yang ditentukan, pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, dan waktu pembelajaran dapat dipersingkat dengan menetapkan teori belajar. Media game edukasi membuat siswa untuk lebih fokus dan berkonsentrasi pada pembelajaran, dengan begitu pembelajaran akan lebih mudah diterima siswa. Hal ini sesuai dengan tujuan dirancangnya game edukasi ini, bahwa game edukasi adalah permainan yang dirancang atau dibuat untuk merangsang daya pikir termasuk meningkatkan konsentrasi dan memecahkan masalah (Handriyantini, 2009). Hal ini juga sesuai dengan salah satu faktor yang dijelaskan oleh Slameto (2010:54-72), yaitu faktor perhatian, dimana hasil belajar yang baik dapat dilihat dari seberapa besar tingkat perhatian siswa terhadap materi yang dia pelajari, dengan siswa menaruh perhatian terhadap pelajaran menggunakan semua inderanya dapat mempermudahnya menerima pelajaran dan mencapai keberhasilan belajar. 

Simpulan

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media game edukasi memberikan pengaruh yang signifikan pada hasil belajar siswa. Dapat diartikan bahwa media game edukasi baik digunakan dalam pembelajaran karena terbukti dapat memberikan pengaruh baik terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa. karena melalui media game edukasi, materi yang tidak bisa dihadirkan guru menggunakan benda asli, dapat dihadirkan dalam game edukasi tersebut melalui animasi, permainan, dan simulasi, sehingga siswa mendapatkan pengetahuan yang lebih dan pemahaman yang mudah diterima.  Melalui pengamatan, mencoba sendiri dengan simulasi, dan permainan yang terdapat pada game edukasi, siswa akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, Media game edukasi merupakan media yang menarik, meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa, serta memberikan pengalaman yang menyenangkan pada siswa dengan bermain dan belajar. Dimana ketertarikan dan perhatian siswa pada pembelajaran, dan pengalaman yang diperoleh siswa, merupakan hal-hal yang mempengaruhi dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.