Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Agar Berita Memiliki Nilai atau Value Yang Tinggi dan Layak Tayang

Cara Agar Berita Memiliki Nilai atau Value Yang Tinggi dan Layak Tayang - caraku.id Berita merupakan laporan peristiwa atau kejadian berdasarkan fakta yang diperoleh secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebuah fakta dapat disebut berita jika memiliki nilai berita (news value). Secara umum, pengertian berita adalah laporan terkini tentang fakta atau pendapat penting atau menarik bagi khalayak dan disebarluaskan melalui media massa.

Nilai berita merupakan unsur dan kriteria yang dijadikan sebagai ukuran terhadap fakta yang layak disajikan dan dijadikan berita untuk disebarluaskan kepada khalayak melalui media massa cetak maupun elektronik.

Cara Agar Berita Memiliki Nilai atau Value Yang Tinggi dan Layak Tayang

Cara Agar Berita Memiliki Nilai atau Value Yang Tinggi dan Layak Tayang

1. Berita Harus Akurat

Wartawan harus memiliki kehati-hatian yang sangat tinggi dalam melakukan pekerjaannya mengingat dampak yang luas yang ditimbulkan oleh berita yang dibuatnya. Kehati-hatian dimulai dari kecermatannya terhadap ejaan nama, angka, tanggal dan usia serta disiplin diri untuk senantiasa melakukan periksa ulang atas keterangan dan fakta yang ditemuinya. Tidak hanya itu, akurasi juga berarti benar dalam memberikan kesan umum, benar dalam sudut pandang pemberitaan yang dicapai oleh penyajian detail-detail fakta dan oleh tekanan yang diberikan pada fakta-faktanya.

2. Berita Harus Lengkap, Adil, dan Berimbang

Berita harus memuat informasi yang imbang sebagaimana yang telah ditentukan dalam kaidah etika jurnalistik bahwa berita harus imbang artinya ketika mewawancarai korban dalam sebuah kasuh atau tragedi maka wartawan harus bisa juga mewawancarai pelakunya sehingga berita bisa dikatakan lengkap, adil, dan imbang tidak hanya pada satu perspektif saja.

Seorang wartawan harus melaporkan apa sesungguhnya yang terjadi. Misalnya manakala seseorang politisi memperoleh tepuk tangan yang hangat dari hadirin ketika menyampaikan pidatonya, peristiwa itu haruslah ditulis apa adanya. Tetapi, ketika sebagian hadirin keluar sebelum pidato berakhir, itu juga harus ditulis apa adanya. Jadi, ada dua situasi yang berbeda, keduanya harus termuat dalam berita yang ditulis.

3. Berita harus objektif

Sebuah berita harus jauh dari kepintangan pribadi maupun kepentingan tertentu, berita harus sesuai dengan fakta dilapangan dan informasi yang dipereoleh, tanpa pandang bulu. Selain harus memiliki ketepatan (akurasi) dan kecepatan dalam bekerja, seorang wartawan dituntut untuk bersifat objektif dalam menulis. Dengan sikap objektifnya, berita yang ia buatpun akan objektif, artinya berita yang dibuat itu selaras dengan kenyataan, tidak berat sebelah, bebas dari prasangka

4. Berita Harus Ringkas dan Jelas

Berita yang disajikan haruslah dapat dicerna dengan cepat. Ini artinya suatu tulisan yang ringkas, jelas, sederhana. Tulisan berita harus tidak banyak menggunakan kata-kata, harus langsung, dan padu. Artinya berita tidak boleh bertele-tele dengan kalimat-kalimat yang tidak penting melainkan harus tertuju pada poin-poin berita yang penting sesuia dengan fakta informasi yang diperoleh di lapangan. Sehingga pembaca bisa menangkap isi berita dengan cepat apalagi jika pembaca berita dari kalangan orang yang sibuk  maka berita yang ringkas dan jelas akan sangat membantu dengan cepat memahami isi berita.

5. Berita Harus Hangat

Berita harus hangat, fenomenal, baru dan masih menjadi perbincangan masyarakat dimana informasi tersebut memang sangat dibutuhkan oleh pembaca saat ini juga. Berita adalah padanan kata news dalam bahasa inggris kata news itu sendiri menunjukkan adanya unsur waktu/apa yang new, apa yang baru yaitu lawan dari lama. Berita memang selalu baru, selalu hangat.